Rabu, 15 November 2017

Tugas Ilmu Sosial Dasar 8



A.     Apa yang anda ketahui tentang

1)      Apa yang anda ketahui tentang Stratifikasi atau Pelapisan Sosial ?

Stratifikasi berasal dari kata stratification yang berarti lapisan. Suatu tipe diferensiasi sosial menunjukkan hirarkhi sistematis dalam penilaian atas beragam tingkatan pada sejumlah posisi, misalnya pembedaan atas posisi lebih tinggi, posisi setingkat, posisi lebih rendah dikenal sebagai gejala stratifikasi sosial. Stratifikasi sosial adalah pembedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas-kelas secara bertingkat atau hirarkhis. (Sorokoin dalam Soerjono,2003). Dasar dari adanya lapisan masyarakat karena tidak adanya keseimbangan pembagian hak dan kewajiban, kewajiban dan tanggung jawab, nilai-nilai sosial dan pengaruhnya diantara para anggota masyarakat. Menurut Sanderson (2000), klasifikasi sosial berkenaan dengan adanya dua atau lebih kelompok-kelompok bertingkat (ranked group) dalam suatu masyarakat tertentu yang anggota-anggotanya mempunyai kekuasaan, hak-hak istimewa, dan prestasi yang tidak sama. Hak-hak istimewa berkenaan dengan kekayaan dan keuntungan material lainnya, kekuasaan meliputi kapasitas beberapa individu untuk memerintah individu lainnya, walaupun diluar kehendaknya. Perbedaan dalam hak-hak istimewa merupakan bagian dari sistem stratifikasi dan biasanya dalam masyarakat terstratifikasi, ketidaksamaan prestise berasal dari ketidaksamaan kekuasaan dan hak-hak istimewa. Karakteristik penting lainnya dari stratifikasi sosial adalah bahwa stratifikasi melibatkan kelompok bukan individu. Tingkat kekuasaan, hak istimewa, dan prestise individu dalam masyarakat terstratifikasi tergantung pada keanggotaannya dalam kelompok-kelompok sosial, bukan pada karakteristik personalnya. Kelompok-kelompok yang pada tingkatannya berbeda-beda membentuk strata sosial atau lapisan sistem sosial-kultural secara menyeluruh yang bersifat turun temurun. Dalam hal ini, penggolongan sosial merupakan suatu proses dan juga hasil dari setiap proses kegiatan masyarakat. Stratifikasi social sebagai proses dimana seseorang menempatkan diri dalam suatu lapisan tertentu, bagaimana perilaku seseorang dalam hubungannya dengan orang lain ditentukan sebagian besar oleh defenisinya mengenai situasi yang dihadapinya, hal ini bersifat subjektif misalnya seseorang merasa tingkatannya lebih tinggi, sederajat, atau lebih rendah dibandingkan dengan orang lain dalam kelompoknya perbedaan derajat dalam pengaruh atau prestise sosial antar individu dalam suatu masyarakat tertentu. Dalam ketidaksamaan sosial ada dua aspek yang cukup penting, yaitu:
1. Ketidaksamaan sosial hanya mengenai perbedaan individu dalam pengaruh sosial. Ketidaksamaan sosial bukan berkenaan dengan derajat kekuasaan atau kekayaan. Ketidaksamaan sosial ada dan dapat terjadi di dalam masyarakat tanpa pembedaan kekayaan atau pendapatan individu atau kelompok.
2.  Ketidaksamaan sosial mengimplikasikan ketidaksamaan antar individu, bukan antar kelompok-kelompok yang berkaitan. Apabila terjadi ketidaksamaan, dimana individu mencapai kedudukan tertentu yang berbeda, mereka tetap sebagai individu bukan sebagai kelompok. Pelapisan sosial dalam masyarakat merupakan ciri yang umum dan tetap dalam setiap masyarakat yang hidup teratur. Timbulnya system pelapisan sosial dalam masyarakat karena adanya sesuatu yang dihargai dalam kehidupan masyarakat. Sesuatu yang dihargai tersebut dapat berupa kekayaan seperti uang atau benda yang punya nilai ekonomis, kekuasaan, ilmu pengetahuan, kesalehan dalam beragama, keturunan dari keluarga yang dihormati, dan sebagainya. Seseorang yang dianggapmemiliki sesuatu yang berharga cukup banyak mempunyai kedudukan dalam lapisan atas, mereka yang memiliki sedikit kekayaan kedudukannya dimasukan dalam lapisan sosial menengah, atau mereka yang sama sekali tidak memiliki kekayaan berada dalam lapisan bawah.

2)      Jelaskan beberapa teori pelapisan sosial menurut para ahli minimal 3 (tiga)

·         Pengertian Stratifikasi Sosial Menurut Robert M. Z. Lawang: Stratifikasi sosial adalah penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarkis menurut dimensi kekuasaan, privilege, dan prestise.
·         Pengertian Stratifikasi Sosial Menurut Horton dan Hunt: Stratifikasi sosial berarti sistem perbedaan status yang berlaku dalam suatu masyarakat.
·         Pengertian Stratifikasi Sosial Menurut Soerjono Soekanto: Stratifikasi sosial adalah perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat.
·         Pengertian Stratifikasi Sosial Menurut Bruce J. Cohen: Stratifikasi sosial adalah sistem yang menempatkan seseorang sesuai dengan kualitas yang dimiliki dan menempatkan mereka pada kelas sosial yang sesuai.
·         Pengertian Stratifikasi Sosial Menurut Astrid S. Susanto: Staratifikasi sosial adalah hasil kebiasaan hubungan antar manusia secara teratur dan tersusun sehingga setiap orang setiap saat mempunyai situasi yang menentukan hubungannya dengan orang secara vertikal maupun horisontal dalam masyarakatnya.

3)     Apa yang memyebabkan terjadinya pelapisan sosial ?

seseorang merasa tingkatannya lebih tinggi, sederajat, atau lebih rendah dibandingkan dengan orang lain dalam kelompoknya lapisan sosial yang sengaja disusun berkaitan dengan pembagian kekuasaan dan
wewenang yang resmi dalam organisasi-organisasi formal, seperti dalam pemerintahan, partai politik, dan sebagainya
Perbedaan kemampuan individu.
Keinginan pada kedudukan yang formal sebagai alat sosial atau alat organisasi.

4)     Bagaimana menyikapi Stratifikasi atau Pelapisan Sosial ?

Menganggap bahwa Stratifikasi sosial bukan halangan bagi kita untuk menjadi lebih baik.Masyarakat diharapkan tidak bersifat tertutup, namun lebih bersifat terbuka dalam melakukan gerak sosial agar tercipta kehidupan sosial yang selaras tanpa adanya diskriminasi karenatidak ada masyarakat tanpa struktur sosial, maka optimalisasi peran adalah yang terbaik dan kerjasama masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengatasi dan menghindarkan terjadinya konflik

B

1)      Apa yang anda ketahui tentang persamaan derajat di Indonesia ?

Arti Prinsip Persamaan Derajat
Persamaan harkat adalah persamaan nilai, harga, taraf yang membedakan makhluk yang satudengan makhluk yang lain. Harkat manusia adalah nilai manusia sebagai makhluk Tuhan yangdibekali cipta, rasa, karsa dan hak-hak serta kewajiban azasi manusia. Martabat adalah tingkatanharkat kemanusiaan dan kedudukan yang terhormat. Sedangkan derajat kemanusiaan adalahtingkatan, martabat dan kedudukan manusia sebagai makhluk Tuhan yang memiliki kemampuankodrat, hak dan kewajiban azasi.Dengan adanya persamaan harkat, derajat dan martabat manusia, setiap orang harus mengakuiserta menghormati akan adanya hak-hak, derajat dan martabat manusia. Sikap ini harusditumbuhkan dan dipelihara dalam hubungan kemanusiaan, baik dalam lingkungan keluarga,lembaga pendidikan maupun di lingkungan pergaulan masyarakat. Manusia dikarunian potensiberpikir, rasa dan cipta, kodrat yang sama sebagai makhluk pribadi (individu) dan sebagaimakhluk masyarakat (sosial).Manusia akan mempunyai arti apabila ia hidup bersama-sama manusia lainnya di dalammasyarakat.

2)      Jelaskan Persamaan hak Azasi Manusia menurut Declaration of Human Right ?

Universal Declaration of Human Rights merupakan pernyataan Hak-hak Asasi Manusia se-dunia yang diterima dan disetujui oleh PBB, pada tanggal 10 Desember 1948. Deklarasi ini merupakan hasil kinerja komisi hak asasi manusia (Commision of Human Rights) yang didirikan pada tahun 1946 oleh PBB. Isi dari deklarasi ini menyatakan bahwa manusia itu dilahirkan sama dalam martabat dan hak-haknya. Setiap orang berhak akan hidup, merdeka, dan keamanan dirinya, dan tak seorangpun boleh dihukum atau dianiaya secara kejam dan tidak manusiawi. Berdasarkan pernyataan hak-hak asasi manusia sedunia yang telah disetujui PBB, maka tanggal 10 Desember diperingati sebagai hari Hak Asasi Manusia se-dunia.

C.       

1)      Apa yang anda Ketahui tentang Elite dan Massa ?

Pengertian elite secara umum, menunjukkan sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tinggi. Sedangkan dalam arti lebih khusus yaitu sekelompok orang-orang terkemuka dibidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan posisi dalam masyarakat di puncak struktur-struktur sosial yang terpenting, yaitu posisi tinggi dalam ekonomi, pemerintahan aparat kemiliteran, politik, agama, pengajaran dan pekerjaan-pekerjaan dinas.
Massa dimaksudkan orang banyak yang tidak berkerumun di suatu tempat tertentu, tetapi mengikuti kejadian dan peristiwa yang penting. Kepentingan orang banyak itu dapat bertemu dan melahirkan suatu pengaruh yang amat kuat. misalnya, massa dapat mendorong yang amat kuat kepada suatu partai politik untuk memenangkan suatu pemilihan umum, atau dapat melumpuhkannya. Yaitu tergantung kepada pendiriannya.
Kaum elite, dalam kenyataannya di masyarakat hanya mencari dan memperhatikan persaingan antar elite, mencari pengaruh massa dalam berbagai sektor. Di lain pihak, rakyat-rakyat sering menjadi korban dari rivalitas antar-Elit, namun mereka harus tetap ikut didalamnya karena rakyat atau massa harus mencari perlindungan dari para kaum elite. Pandangan elite yang lebih penting adalah loyalitas rakyat kepadanya. Elite lebih menampilkan diri mereka sebagai penakluk, atau menciptakan kondisi sehingga massa tunduk kepadanya, karena mereka cenderung untuk menyisihkan satu golongan tersendiri sebagai satu golongan yang penting, memiliki kekuasaan dan mendapatkan kedudukan yang terkemuka. Golongan elite sebagai golongan minoritas didiasarkan pada penghargaan masyarakat terhadap peran yang dilancarkan dalam kehidupan masa kini serta andilnya dalam meletakkan dasar kehidupan padaa masa yang akan datang. Kelompok minoritas yang mempunyai nilai secara sosial ini berkembang sejalan dengan perkembangan fungsional dalam suatu masyarakat.


Sumber :